CRM & Sales
Kelola lead, prospek, survey, paket, promosi, dan kesiapan calon pelanggan.
ISPONE mengintegrasikan customer, sales, jaringan, teknisi, billing, inventory, collection, dan keuangan dalam satu Business Operating System yang terstruktur.
Data pelanggan tersebar, pembayaran sulit direkonsiliasi, teknisi menunggu data NOC, stok sulit ditelusuri, dan owner terlambat mendapatkan gambaran kondisi bisnis.
Excel, chat, billing, NOC, dan gudang berjalan dengan data masing-masing.
Provisioning PPPoE, status pembayaran, fee collector, hingga closing masih bergantung pada input manusia.
Router, ONU, splitter, tools, dan perangkat cabutan tidak selalu memiliki riwayat yang jelas.
Pertumbuhan pelanggan, laba rugi, stok, dan kesehatan jaringan sulit dilihat secara cepat.
ISPONE dirancang sebagai satu platform operasional: satu data, satu alur kerja, aturan bisnis yang konsisten, dan jejak transaksi yang dapat ditelusuri dari aktivitas lapangan hingga laporan manajemen.
Setiap modul dirancang untuk saling terhubung, bukan berdiri sebagai aplikasi terpisah.
Kelola lead, prospek, survey, paket, promosi, dan kesiapan calon pelanggan.
Kelola POP, OLT, ODC, ODP, port, pelanggan, dan histori kondisi jaringan.
Work order, penugasan teknisi, scan barang, redaman, instalasi, dan closing digital.
Invoice otomatis, QRIS/VA, transfer manual, pembayaran tunai, dan status layanan.
Kelola tagihan area, transaksi tunai, fee collector, setoran, dan validasi.
Tracking serial number, stok per lokasi, custody tools, QC perangkat cabutan, dan reorder alert.
Rekonsiliasi, piutang, hutang, biaya, jurnal, hingga laporan laba rugi.
Pantau KPI owner, admin, NOC, teknisi, sales, dan collector dari data operasional aktual.
Proses bisnis tidak berhenti pada pencatatan. Data digunakan kembali oleh divisi lain untuk mempercepat pekerjaan dan mengurangi kesalahan.
Prospek & feasibility ODP
WO, barang, instalasi
PPPoE & layanan aktif
Invoice, payment, collection
Rekonsiliasi & laporan
Pembuatan secret PPPoE diarahkan ke proses otomatis agar teknisi tidak perlu menunggu NOC membuat akun secara manual.
Pembayaran tervalidasi memperbarui invoice dan dapat memicu proses un-isolir secara otomatis sesuai business rule.
Perangkat ditelusuri melalui serial number, lokasi, status, dan hubungan dengan teknisi maupun pelanggan.
Prinsip sistem berangkat dari kebutuhan operasional: satu sumber data, traceability, pengurangan human error, data real-time, mobile-first, audit trail, dan konfigurasi yang dapat disesuaikan.
Aturan penting seperti pembayaran, fee collection, scan barang, dan approval menjadi bagian dari proses sistem.
Perubahan dapat ditelusuri berdasarkan user, waktu, aksi, dan perubahan data.
Pemetaan jaringan dan status port ODP membantu tim melihat kondisi infrastruktur secara lebih terstruktur.
Owner, Admin, NOC, Teknisi, Collector, Sales, Gudang, Finance, dan Customer memiliki akses sesuai tanggung jawabnya.
Portal pelanggan dirancang untuk membantu pelanggan melihat tagihan, riwayat pembayaran, dan mengirim laporan gangguan melalui kanal digital yang terhubung dengan operasional ISP.
ISPONE dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata operasional ISP mikro: mengurangi pekerjaan manual, memperjelas tanggung jawab, dan membantu manajemen mengambil keputusan dari data yang lebih terintegrasi.